Saturday, May 23, 2020
Pembahasan Soal TKP CPNS - Anti Radikalisme (2)

Pembahasan Soal TKP CPNS - Anti Radikalisme (2)

 Anda memiliki seorang teman yang dulunya merupakan simpatisan Anda mengetahui bahwa pemerintah telah membubarkan HTI pada 19 Juli 2017 lalu karena dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Saat ini teman Anda masih intens menyisipkan narasi-narasi propaganda tentang konsep HTI di postingan media sosialnya. Apa sikap yang akan Anda ambil?

A. Membuat postingan tandingan di media sosial saya seputar bahayanya konsep yang ditawarkan HTI karena mengancam persatuan dan menyindir teman saya agar dia sadar

B. Mem-block-nya di media sosial agar tidak terpengaruh propaganda tentang HTI

C. Tidak tergesa-gesa merespon dan mengamati lebih lanjut, jika masih dilakukan secara konsisten baru saya tegur dan saya ajak berdiskusi kontra HTI dengan bijaksana

D. Menegurnya secara langsung dan menyisipkan pemahaman kontra HTI dengan bijaksana saat berdiskusi

E. Meninggalkan komentar di postingan teman saya berupa narasi kontra HTI dengan bijaksana

KUNCI: DEABC

(Penjelasan, jika menjawab D = 5, E = 4, A = 3, B = 2, dan C = 1)

Contoh No.2

Anda baru saja menyaksikan video pada kanal YouTube Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut, Presiden Jokowi menyoroti sejumlah ancaman berupa radikalisme berbasis digital. Presiden meminta publik untuk ikut membantu mengisi ruang digital dengan konten positif, tetapi sulit Sebagai ASN, tindakan apa yang Anda lakukan?

A. Tetap aktif di media sosial dan membentengi diri agar terhindar dari paham radikalisme

B. Lebih mawas diri dan turut membantu mengedukasi masyarakat untuk mewaspadai radikalisme berbasis digital dan mengisi ruang digital dengan konten yang positif

C. Menghindari media sosial karena takut terpapar paham radikalisme

D. Fokus menjalankan tanggung jawab pekerjaan dan mendukung upaya pemerintah melawan radikalisme

E. Menggelar diskusi dengan teman sesama ASN agar bisa deteksi dini jika ada teman yang terpapar radikalisme

KUNCI: BADEC

Contoh No.3
Anda memahami bahwa Pemerintah saat ini tengah fokus untuk mewujudkan birokrasi yang bebas dari paham radikalisme dilakukan lewat penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Penanganan Radikalisme ASN oleh 11 kementrian dan lembaga. Anda diberikan kewenangan oleh pimpinan untuk menangkal radikalisme di instansi tempat Anda Berikut adalah upaya preventif yang akan Anda lakukan dalam menangkal radikalisme, kecuali

A. Mengajak ASN untuk waspada terhadap provokasi dan hasutan

B. Mengedukasi ASN untuk menjalankan aktivitas keagamaan dengan toleran

C. Melakukan upaya deradikalisasi terhadap ASN yang terpapar paham radikalisme

D. Mengadakan workshop atau seminar pencegahan propaganda radikal

E. Mengadakan seminar kebangsaan dan penanaman nilai Pancasila

KUNCI: CAEBD

Contoh No.4
Baru-baru ini media masa dihebohkan dengan pengesahan UU yang mengakibatkan unjuk rasa dari berbagai kalangan, bahkan sampai bermunculan tindakan terorisme dan Banyak kalangan yang pro dan kontra dengan UU tersebut. Sikap anda sebagai ASN adalah…

A.  Biasa saja karena menurut anda unjuk rasa penolakan UU menjadi hal biasa

B.  Ikut mengkritik kebijakan pemerintah

C.  Tetap menyetujui kebijakan pemerintah

D.  Mencari tahu kebenaran berita tersebut dan tetap fokus pada pekerjaan anda

E.  Mengajak rekan kerja untuk mengomentari UU

KUNCI: DCBEA

Contoh No.5
Anda memiliki teman satu angkatan kuliah yang sudah sangat akrab. Ternyata, saat upacara peringatan kemerdekaan tanggal 17 Agustus, Anda melihat teman Anda tersebut tidak melakukan hormat bendera saat momen penghormatan kepada bendera merah putih. Sikap Anda…

A.  Melaporkan kepada atasan dan direktur agar teman tersebut dipanggil

B.  Melaporkan dan mengusulkan kepada atasan agar teman tersebut diberikan pembinaan ideologi Pancasila

C.  Mendukung teman Anda karena menghormati bendera adalah thogut

D.  Mendiamkan saja karena hal tersebut merupakan kebiasaan berekspresi

E.  Langsung menelepon pihak berwajib

KUNCI: BAEDC

Contoh No.6
Di kantor anda, bos tiba-tiba mengusulkan agar diadakan kenduri rutin setiap hari Sabtu yang bertujuan untuk menangkal paham-paham radikalisme dan mempererat rasa kebersamaan antar rekan kerja di lingkungan kantor, padahal hari Sabtu merupakan hari libur. Sikap anda terhadap rencana kegiatan tersebut adalah…

A.  Menyetujui usulan tersebut meskipun dengan berat hati karena tidak sesuai dengan kebiasaan saya sebelumnya

B.  Menyetujui usulan tersebut dan bersedia mengikuti kenduri rutin tersebut karena pentingnya upaya mencegah paham radikalisme

C.  Menyetujui usulan tersebut dan bersedia mengikuti kenduri rutin

D.  Menolak usulan tersebut karena menurut saya untuk menangkal paham radikalisme harus dimulai dari diri sendiri

E.  Diam saja dan tidak memperdulikan usulan karena tidak berdampak pada kehidupan saya

KUNCI: BCAED

Contoh No.7
Anda beserta seorang rekan adalah pegawai baru di sebuah kantor pelayanan. Di kantor Anda, terdapat loket pelayanan sebanyak 2 loket. Anda sebagai pegawai baru ditugaskan pada loket 1 urusan administrasi surat menyurat, sedangkan rekan anda ditugaskan pada loket 2 urusan pembayaran. Pada suatu siang, ada seorang meminta pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan anda. Anda melihat bahwa pelayanan rekan anda terhadap orang tersebut tidak ramah dan cenderung malas-malasan. Padahal, pelayanan rekan anda sebelum orang tersebut tampak Anda segera menanyakan kepada rekan mengapa pelayanannya berubah dan rekan menjawab bahwa orang tersebut tidak sealiran dengan dia. Sikap anda terhadap peristiwa tersebut…

A.  Tidak melakukan apa-apa

B.  Mengambil alih pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan Anda dan melayani orang tersebut dengan sepenuh hati tanpa membeda-bedakan

C.  Mengambil alih pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan Anda dan melayani orang tersebut

D.  Mendiamkan saja kondisi tersebut

E.  Memanggil seseorang tersebut dan menginstruksikan untuk pindah ke loket 1 untuk Anda berikan pelayanan

KUNCI: BCEDA

Contoh No.8
Anda adalah orang tua baru dengan seorang anak yang masih belia. Di tengah perkembangan jaman dimana aliran informasi menyebar dengan cepat melalui platform-platform media

Upaya anda untuk membentengi anak dari paham-paham radikalisme sejak dini adalah…

A.  Tidak membelikan smartphone hingga anak Anda berusia 18 tahun

B.  Menanamkan semangat kebangsaan

C.  Selektif dalam memilihkan teman bermain kepada anak

D.  Membatasi fitur smartphone anak agar tidak mengakses konten yang tidak sesuai

E.  Memberikan pemahaman agama yang baik dan benar secara moderat dan damai

KUNCI: EBDAC

Contoh No.9
Anda mempunyai rekan satu divisi yang baru dibentuk oleh kantor. Anda sudah sangat akrab dengan rekan kerja tersebut meskipun baru beberapa hari kenal. Pada suatu ketika, rekan anda bercerita bahwa ia pernah terlibat dalam organisasi terlarang yang berupaya merongrong Pancasila. Namun, sekarang ia sudah tidak terlibat lagi karena menyadari bahayanya organisasi tersebut. Sikap anda adalah…

A.  Seketika menjauhi rekan kerja tersebut karena dianggap masih memiliki paham radikalisme

B.  Mengajak diskusi tentang Pancasila dan merangkul rekan kerja tersebut supaya tidak terjerumus kembali dalam organisasi terlarang

C.  Memaki rekan kerja tersebut bahwa ia sudah mempunyai catatan hitam pernah terlibat radikalisme

D.  Melaporkan kepada atasan agar sesegera mungkin memecat rekan kerja tersebut

E.  Mendengarkan dengan baik ceritanya dan tidak menceritakan ke rekan kerja lain karena itu merupakan aib

KUNCI: BEDAC

Contoh No.10
Anda adalah seorang pegawai dan seorang konten kreator yang mempunyai follower berjumlah ratusan Mengetahui anda memiliki follower yang banyak, pimpinan Anda menginstruksikan anda untuk rutin membuat postingan anti radikalisme dan pengamalan ideologi Pancasila sebagai upaya untuk menebarkan pesan pencegahan masuknya paham radikalisme di kantor maupun kepada masyarakat luas. Anda telah menerima instruksi tersebut, tetapi di sisi lain Anda belum pernah membuat postingan yang diinstruksikan. Sikap anda…

A.  Menolak dengan halus instruksi pimpinan karena konten yang dibuat berbeda dengan yang biasa anda buat

B.  Menerima instruksi pimpinan dengan menyampaikan bahwa tidak bisa dengan cepat memposting anti radikalisme karena butuh waktu untuk mempelajari konten tersebut

C.  Melaksanakan instruksi pimpinan dengan menyampaikan syarat bahwa akan membuat akun sosial media baru khusus untuk konten radikalisme

D.  Menerima instruksi pimpinan sembari mengajukan proposal untuk permintaan tambahan kuota internet

E.  Melaksanakan instruksi pimpinan dengan sesegera mungkin belajar untuk membuat postingan anti radikalisme dan berusaha mengintegrasikannya dengan konten yang biasa Anda buat

KUNCI: EBCDA

Latihan Soal SKD CPNS TKP Anti Radikalisme, Dilengkapi dengan Kunci Jawaban

Latihan Soal SKD CPNS TKP Anti Radikalisme, Dilengkapi dengan Kunci Jawaban

1. Anda memiliki rekan kerja satu angkatan penerimaan CPNS yang sudah sangat akrab. Ternyata, saat upacar peringatan kemerdekaan tanggal 17 Agustus, Anda melihat rekan Anda tersebut tidak melakukan hormat bendera saat momen penghormatan kepada bendera merah putih. Sikap Anda adalah

a.melaporkan kepada atasan dan direktur agar rekan tersebut segera dipanggil

b.melaporkan dan mengusulkan kepada atasan agar rekan kerja tersebut diberikan pembinaan ideologi Pancasila

c.mendukung rekan kerja Anda karena menghormati bendera adalah thogut

d.mendiamkan saja karena hal tersebut merupakan kebebasan berekspresi

e.langsung menelepon pihak berwajib

Jawaban: A. 4 B. 5 C. 1 D. 2 E. 3

2. Anda adalah ASN baru di sebuah kantor pelayanan Anda sementara tinggal di sebuah kontrakan yang tidak jauh dari kantor.

Di lingkungan tempat Anda tinggal, kepala desa mengusulkan bahwa akan diadakan kenduri rutin tiap Kamis malam yang bertujuan untuk menangkal paham-paham radikalisme dan mempererat rasa kebersamaan antar masyarakat di lingkungan tersebut.

Sikap Anda terhadap rencana kegiatan kenduri rutin adalah�

a.menyetujui usulan tersebut meskipun dengan berat hati karena tidak sesuai dengan kebiasaan saya sebelumnya

b.menyetujui usulan tersebut dan bersedia mengikuti kenduri rutin tersebut karena pentingnya upaya mencegah paham radikalisme

c.menyetujui usulan tersebut dan bersedia mengikuti kenduri rutin karena mengharapkan adanya makanan sesuai kenduri

d.menolak usulan tersebut dan dengan segera meninggalkan ruang rapat karena menurut saya acara itu tidak penting

e.diam saja dan tidak memperdulikan usulan kepala dsa tersebut karena tidak berdampak pada kehidupan saya

Jawaban: A. 3 B. 5 C. 4 D. 1 E. 2

3. Anda beserta 3 rekan lain adalah pegawai baru di sebuah kantor pelayanan. Di kantor Anda, terdapat loket pelayanan sebanyak 3 loket. Anda sebagai pegawai baru ditugaskan pada loket1 urusan administrasi surat menyurat, sedangkan reka kerja baru Anda ditugaskan pada loket 2 urusan pembayaran.

Pada suatu siang, ada seseorang meminta pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan Anda. Anda mendapati pelayanan rekan Anda terhadap orang tersebut secara tidak ramah dan cenderung malas-malasan.

Padahal, pelayanan rekan Anda sebelum seseotang tersebut datang tampak ramah dan melayani. Anda segera menanyakan kepada reka Anda mengapa pelayanannya berubah hanya pada seseorang tersebut.

Rekan Anda menjawab bahwa seseorang tersebut tidak selairan dengan dia. Sikap Anda melihat peristiwa tersebut adalah?

a.membiarkan kondisi tersebut karena anda juga tidak sealiran dengan seseorang yang meminta pelayanan tadi

b.mengambil alih pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan Anda dan melayani orang tersebut dengan ramah dan sepenuh hati

c.mengambil alih pelayanan pada loket 2 yang dijaga rekan Anda dan melayani orang tersebut meskipun dengan terpaksa

d.mendiamkan saja kondisi tersebut seakan tidak terjadi apa-apa dalam loket pelayanan

e.memanggil seseorang tersebut dan menginstruksikan untuk pindah ke loket 1 untuk Anda berikan pelayanan.

Jawaban: A. 1 B. 5 C. 3 D. 2 E. 4

(*)

Wednesday, March 13, 2019

Wawancara Dengan Jaka Kurniawan, Lulus CPNS Pemprov. Kalbar Formasi Guru Keuangan Tahun 2018

Assalamu'alaikum... Kita mendapat kesempatan kembali untuk wawancara dengan salah seorang yang sudah lulus pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 lalu. Kali ini dari saudara kita bang Jaka Kurniawan dari Singkawang, Kalimantan Barat.


Beliau juga adalah salah satu member DiskusiSoalCPNS atau DSCers yang kami adakan di tahun 2018 lalu.

Semoga teman-teman pembaca blog PengalamanLulusPNS.com bisa mengambil manfaat dan pelajaran dari wawancara ini. Anda boleh membagikan artikel ini kepada teman-teman lainnya untuk meluaskan manfaatnya.

1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

Assalamualaikum wr.wb, perkenalkan nama saya Jaka Kurniawan. Saya asal kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat.  Saya lulusan sarjana pendidikan ekonomi (S.Pd) dari Universitas Tanjungpura Pontianak Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Akuntansi. Alhamdulillah saya lulusan tahun 2017.

Sebelumnya saya bekerja sebagai frontliner disalah satu bank, namun karena saya masih ingin menjadi gury saya memutuskan untuk resign agar bisa fokus untuk mempersiapkan tes CPNS 2018 walaupun pada saat itu saya juga belum tau apakah rekrutmen CPNS 2018 akan dibuka atau tidak. Dan Alhamdulillah dibuka rekrutmen CPNS 2018 dan saya menjadi salah satu peserta CPNS 2018 untuk instansi PEMPROV KALBAR formasi guru keuangan.

2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

Alhamdulillah saya lulus di instansi Pemerintah provinsi Kalimantan Barat untuk formasi Guru Keuangan Ahli Pertama.

Baca Juga : Wawancara dengan Rofi Yuliandra, Lulus CPNS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan 2018

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

Saya tertarik mengikuti tes cpns karena ini merupakan cita-cita saya sejak SMP untuk menjadi seorang ASN. Selain itu,  menjadi seorang ASN memiliki karir yang pasti.

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

Saya baru pertama kali mengkuti tes cpns ditahun 2018.

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

Pengalaman yang paling berkesan selama mengkuti tes CPNS 2018 adalah ketika saya bisa lulus passing grade untuk tes seleksi Kompetensi Dasar (SKD)  dengan nilai TWK 125 TIU 85 TKP 152 dengan skor 362. Dan saya benar-benar merasakan keajaiban tuhan yang membimbing saya untuk menjawab soal dalam tes SKD dan saya sangat bersyukur. karena soal TKP begitu menjadi momok yang sangat menakutkan dan paling banyak membuat peserta gagal dalam seleksi CPNS 2018 ini. Dan Alhamdulillah saya bisa lolos tunggal dalam seleksi SKD dan lanjut ke SKB dengan nilai yang cukup memuaskan.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

Persiapan belajar yang saya lakukan yakni :
1. Membeli buku-buku tes CPNS dan menjadi ebook gratis di internet terkait seleksi CPNS dan belajar kurang lebih selama 4 bulan sebelum tes CPNS dimulai. 

2. Mengikuti bimbel online. Saya dulu mengikuti hampir 3 bimbel online.

3. Saya mengatur jawdal waktu belajar secara rutin. Pada saat saya masih bekerja, jadwal belajar saya setiap malam sepulang kerja. Namun setelah resign jadwal belajar saya menjadi 3 kali sehari yakni pagi, sore dan malam. 

4. Saya juga mencari dan bergabung dalam grup dan fanspage di sosmed baik itu di facebook, instagram, wa, telegram yang membahas soal-soal CPNS dan mencari informasi lewat sosmed. 

5. Bertukar informasi dengan teman yang lebih dulu sukses dalam tes CPNS dan meminta saran dan trik kepadanya dalam menjawab soal.

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

Waktu itu saya ngerjain soal TWK setelah TKP. tips nya fokus dalam menjawab soal dan pahami soal serta berikan jawaban sesuai dengan apa yang diminta. Jangan lupa untuk mengatur waktu dalam menjawab soal. Usahakan baca soal sekali saja tetapi dengan jawaban yang pasti. Jangan lupa untuk memahami pancasila dan menghafal UUD 1945. hehe

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

Untuk mengerjakan soal TIU yang pasti kita perlu konsentrasi dan fokus. Jangan sampai pikiran buyar karena kondisi disekitar kita karena soal tiu memerlukan ketenangan dalam menjawabnya. Khusus untuk soal TIU apabila ada soal yang susah dan panjang,  boleh diskip dulu dan lanjut mengerjakan soal yang lain untuk menghemat waktu. Dan jangan lupa untuk menghafal rumus atau berlatih soal soal tiu secara rutin. InsyaAllah pasti bisa.

9. Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

Nah untuk soal TKP ini memang menjadi momok bagi peserta tes tahun ini. Karena selain susah, soal TKP tahun ini juga panjang dan memiliki alternatif jawaban yang hampir mirip. Trik saya yakni,

1.Sebelum tes dimulai pastikan anda sudah ketoilet untuk buang air biar fokus saat mengerjakan soal. 

2. Usahakan tetap kalem dan fokus, jangan terlalu banyak berbicara dan tetap fokus ketika sedang menunggu waktu sesi tes.

3. Usahakan untuk membaca soal dengan fokus dan usahakan untuk tidak mengulang-ulang mengingat soal yang begitu panjang dan dapat menghabiskan waktu. 

4. Kerjakan dulu soal TKP dan cari kata kuncinya. 

5. Pahami apa yang diminta soal. Misalnya soal A diminta untu mengukur integritas ya kita jawab sesuai dengan indikator integritas. 

6. Baca dan pahami semua indikator dalam soal tkp, seperti integritas, loyalitas, mengkoordinir orang lain, dll.

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

Trik sukses dalam SKB yakni :
1. Persiapkan diri dengan belajar secara maksimal

2. Cari bahan -bahan belajar sesuai dengan formasi yang kita ambil. Misalnya guru keuangan, ya kita cari materi-materi keuangan di internet dan lain sebagainya. 

3. Jangan lupa berdoa.

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS?

Sebenarnya kunci nya sih banyak,  nggak cuma satu karena doa tanpa usaha namanya bohong dan usaha tanpa doa namanya sombong ya kan.  Menurut saya kunci sukses agar lulus tes CPNS adalah :

1. Tekad dan niat mengapa kita mau menjadi ASN. 

2. Berdoa kepada tuhan dan meminta ridho orang tua dan orang lain. Jangan lupa untuk sholat sunnah seperti tahajud, sholat dhuha, dll serta puasa senin kamis. 

3. Belajar yang rutin dan jangan sombong dengan ilmu yang diperoleh.

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

Strategi nya saya menjawab soal TKP dulu karena notabenya soal TKP panjang dan membutuhkan ketelitian. Setelah itu baru saya mengerjakan soal TWK dan TIU. Jika ada soal yang susah bisa diskip dulu untuk menghemat waktu.

13. Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

Untuk suka dan duka menjadi CPNS atau PNS saya belum tau. Karena saya baru lulus tes tahun ini.  Tapi InsyaAllah apapun itu,  saya akan berusaha untuk mengemban tugas dan tanggung jawab untuk menjadi guru yanh profesional. Mohon doanya teman teman.

Baca Juga: Wawancara dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

14. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

1. Kuatkan tekad dan niat kalian agar bisa lulus CPNS

2. Belajar secara rutin dan buat target pencapaian. 

3. Jangan lupa berdoa dan minta ridho orang tua.

Penutup

Itulah wawancara kami dengan Jaka Kurniawan yang Lulus CPNS Pemprov. Kalbar Formasi Guru Keuangan Tahun 2018, semoga bermanfaat untuk teman-teman yang berniat untuk melamar CPNS untuk bisa mengikuti trik dan pengalaman beliau.

Anda bisa mengikuti update blog PengalamanLulusPNS.com ini melalui channel-channel yang kami sediakan di halaman berlangganan.

Jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman-teman lainnya agar lebih bermanfaat kepada kita semua. Terimakasih
Wednesday, February 20, 2019

Wawancara dengan Rofi Yuliandra, Lulus CPNS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan 2018

Untuk lulus tes CPNS butuh usaha serius dan strategi. Tingkat kesulitan di setiap formasi dan daerah juga sangat berbeda-beda. Untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta biasanya persaingan lebih ketat dibanding dengan di daerah lain.

Namun wawancara kali 'uda' Rofi berbaik hati berbagi pengalaman dan strateginya sehingga lulus tes CPNS tahun 2018 yang baru saja selesai dan saat ini masih dalam proses penetapan NIP. Beliau lulus di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan Ahli Pertama.

Terimakasih kami ucapkan untuk beliau yang telah meluangkan waktunya untuk wawancara ini. Semoga menjadi catatan kebaikan dan mendapat balasan terbaik dari Allah swt. Berikut adalah wawancara PengalamanLulusPNS.com dengan Rofi Yuliandra.

1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

* Assalamu'alaikum wr.wb. Salam sehat, salam semangat untuk kita semua.
Nama lengkap saya Rofi Yuliandra, sehari-hari dipanggil Rofi. Sekarang usia hampir memasuki 1/4 abad dan lahir di kota kecil yang dijuluki "Kota Beras" yaitu Kota Solok - Sumatera Barat.

Saya adalah anak ke-2 dari 4 bersaudara yang mana laki-laki semua. Alhamdulillah, saya merupakan alumni dari Perguruan Tinggi Negeri terfavorit di Sumbar yaitu Universitas Andalas - Fakultas Kesehatan Masyarakat.



Baca juga: Wawancara dengan Muh. Yasin, Lulus CPNS 2018 Kemenag Kanwil. Sulawesi Selatan Formasi Guru Penjaskes.

2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

*  Alhamdulillah saya lulus di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2018 di formasi Penyuluh Kesehatan Ahli Pratama.

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

*  Jujur disaat awal pendaftaran, ketertarikan saya mengikuti tes CPNS adalah untuk mendapatkan pekerjaan tetap yang layak. Memang alasan ketertarikan di atas tidak ada keistimewaan di dalamnya, namun saya rasa itu menjadi alasan umum kebanyakan orang mengikuti tes CPNS. Mungkin hanya 1 dari 100 peserta yang dari awal punya niat mengikuti tes CPNS agar bisa mengabdi langsung untuk tanah air INDONESIA... :)

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

*  2 kali

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

*  Hal yang paling berkesan dari semua tahapan seleksi CPNS yaitu pada detik-detik akhir ujian SKD ketika saya mengakhiri ujian tersebut dengan meng-klik "Selesai" dan muncullah hasil skor ujian SKD tersebut dengan total skor 334. Rincian nilai : 85 (TWK), 105 (TIU), 144 (TKP). Dengan rincian nilai tersebut artinya saya lulus passing grade SKD yang mana pada tahun 2018 mayoritas peserta tidak lulus passing grade.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

* Khusus untuk persiapan SKD, saya mempelajari berbagai macam tipe soal yang mencakup soal perihal intelejensi umum (TIU), wawasan kebangsaan (TWK), dan karakteristik kepribadian (TKP). Metode belajar yang saya lakukan hanya dengan cara membahas contoh-contoh soal pada masing-masing aspek yang terdapat pada ujian SKD dari berbagai sumber di internet maupun media sosial yang menyediakan media utk membahas contoh-contoh soal Seleksi CPNS seperti Telegram ataupun Whatsapp.

Pada bagian SKB, persiapan yang saya lakukan sebenarnya tidak jauh berbeda seperti pada persiapan untuk SKD. Hanya saja untuk SKB, ada tambahan metode yang saya lakukan yaitu membaca materi tentang kesehatan secara umum dan kesehatan masyarakat secara khusus pada bidang yang harus diketahui oleh seorang Penyuluh Kesehatan.

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

* Kalau berbicara perihal tips dalam mengerjakan soal-soal tes, hal utama yang saya lakukan adalah mengalokasikan waktu maksimal untuk mengerjakan bagian soal-soal tersebut. Ini saya lakukan pada semua bagian tes, termasuk pada bagian TWK.

Saya rasa untuk mempermudah dalam memahami dan menjawab soal-soal TWK ini, kita mesti sering membaca berita terbaru seputar politik, ekonomi, sosial dan budaya bangsa Indonesia. Selain itu hal mendasar yang harus kita pahami terkait negara Indonesia adalah tentang Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga: Cerita Saya Lulus Seleksi CPNS 2018 Formasi Guru Bidang Studi di Kementerian Agama

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

* Tidak jauh berbeda seperti dalam mengerjakan soal TWK. Pada TIU saya juga mengalokasikan waktu maksimal untuk mengerjakan semua soal pada aspek ini. Selain banyak berlatih berbagai macam bentuk soal seputar kemampuan numerik, verbal ataupun pola gambar, disaat menjawab soal kerjakan soal tersebut secara berurutan apabila rasa-rasanya pada satu soal mengalami kesulitan untuk menjawabnya segera lanjutkan saja mengerjakan soal berikutnya agar tidak menghabiskan waktu.

9. Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

* Saya rasa tipsnya pada bagian TKP ini juga sama yaitu perihal alokasi waktu. Sekedar informasi saja, saya banyak mengalokasikan waktu pengerjaan soal pada bagian ini setelah mendapatkan FR (free review) dari peserta yang telah terlebih dahulu melaksanakan tes dari saya, menginformasikan bahwa soal-soal TKP memiliki tingkat kesulitan lebih tersendiru dibandingkan aspek soal yang lain.

Tips lain dalam mengerjakan soal TKP yaitu bacalah soal dan pilihan jawaban dengan seksama dan teliti pada kata perkata karena kita harus memahami kondisi yang diilustrasikan dalam tiap-tiap soal untuk memilih jawaban yang paling tepat diantara pilihan yang ada dimana pilihan-pilihan jawaban tersebut hampir memiliki makna dan tujuan yang sama.

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

* Berhubung saya lulus dari tahap SKD untuk lanjut ke tahap SKB termasuk pada kategori P1/L yang kebetulan tidak ada peserta dengan kategori P2/L di formasi yang saya ambil, hal itu membuat saya tidak mempersiapkan cara khusus untuk menghadapi ujian SKB ini selain dengan beberapa cara seperti membahas contoh soal SKB bidang kesehatan masyarakat, membaca materi tentang kesehatan secara umum maupun kesehatan masyarakat serta membaca soal-soal dan kisi-kisi dari FR (Free Review) peserta yang telah terlebih dahulu mengikuti tes pada hari sebelumnya melalui medsos seperti Telegram.

FR ini saya rasa sangat membantu saya dalam menjawab soal-soal SKB maupun SKD karena pada kenyataannya soal-soal yang saya dapatkan sekitar 50% memiliki kesamaan dengan soal-soal pada FR. Jadi rajinlah untuk membaca dan membahas bentuk soal yang ada pada FR tersebut karena secara logika paket soal masing-masing tes secara substansial tidak akan jauh berbeda antara satu dengan yang lain.

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS ?

* Menurut saya kunci utama yang saya miliki selain beberapa strategi dan persiapan yang saya lakukan adalah doa/ridho/izin kedua orangtua saya. Luangkanlah sedikit waktu untuk meminta doa ataupun ridho kedua orangtua sebelum maupun sesudah melaksanakan masing-masing rangkaian seleksi CPNS yang ada dari tahap awal pendaftaran hingga tahap akhir pemberkasan dengan cara menceritakan apa saja yang dialami saat melakukan tes tersebut.

Perihal dalam memilih formasi juga menjadi strategi utama yang menurut saya menjadi hal penting untuk diperhatikan karena kelulusan menggunakan passing grade dan sistem ranking sesuai aturan yang ada. Jadi pilihlah formasi yang angka peluangnya besar untuk lulus dengan memperhatikan jumlah formasi yang dibutuhkan dan jumlah pelamar yang memilih formasi tersebut.

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

* Strategi utama saya dalam menjawab soal-soal adalah melakukan persiapan yang cukup dengan cara-cara yang sudah saya jelaskan di atas sebelumnya dan mengalokasikan waktu yang tepat dalam mengerjakan semua soal.

Baca juga: Wawancara dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

13. Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

* Bagi saya pribadi agak sulit untuk menceritakan suka duka menjadi CPNS ini karena semua proses yang ada suka maupun dukanya yang saya alami selama mengikuti seleksi CPNS, saya rasa menjadi takdir tersendiri bagi saya dan saya yakini itu semua sudah diatur oleh Sang Pencipta Allah SWT.

14. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

* Beberapa pesan yang ingin saya sampaikan pada teman-teman diantaranya:
  • InsyaAllah dengan persiapan yang maksimal pasti akan mendapatkan hasil yang sebanding dengan usaha persiapan yang dilakukan tersebut.
  • Berhubung dalam seleksi ini kita bersaing dengan banyak orang, berusahalah lebih banyak meluangkan waktu untuk mempersiapkan diri dibandingkan dengan orang-orang disekitar kita yang juga mengikuti seleksi CPNS. Setidaknya itu bisa jadi sedikit gambaran apakah kamu memiliki persiapan yang lebih dari sainganmu yang tidak kamu kenal sama sekali.
  • Minta doa dan ridholah kepada kedua orangtuamu, karena jika orangtuamu sudah ridho InsyaAllah Sang Pencipta Allah SWT juga meridhoimu.
  • Setelah berusaha semaksimal mungkin untuk melewati seluruh tahapan seleksi, serahkan hasilnya kepada Allah SWT dengan keikhlasan hati karena jika memang dirimu sudah pantas mengemban suata amanah (pekerjaan) InsyaAllah itu akan diberikan kepadamu.

Penutup

Demikianlah wawancara kami dengan Rofi Yuliandra, Lulus CPNS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan 2018. Semoga pembaca mendapat manfaat dari wawancara diatas. Dari tips-tips dan strategi yang diberikan oleh beliau, seperti meminta restu orangtua, mengikuti free review dari telegram, pengalokasian waktu saat mengerjakan soal dan lainnya.

Pembaca juga bisa membagikan artikel bermanfaat ini kepada oranglain hanya dengan klik tombol "bagikan" dibawah. Jika ada pertanyaan untuk narasumber, silahkan tinggalkan komentar dibawah dan insya Allah beliau akan menjawab untuk Anda.

Jangan lupa untuk berlangganan artikel agar Anda mendapat pemberitahuan ketika ada artikel terbaru di blog PengalamanLulusPNS.com ini. Anda bisa berlangganan dengan mengunjungi halaman ini
Saturday, February 16, 2019

5 Keuntungan Menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Ditetapkannya PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK menjadi angin segar bagi warga negara Indonesia yang ingin mengabdi pada negara di luar jalur PNS. Banyak yang mengira bahwa PPPK ini adalah bentuk lain dari tenaga honorer, namun sebenarnya PPPK dan tenaga honorer adalah 2 hal yang sangat berbeda.

Tenaga honorer tidak secara otomatis menjadi PPPK, namun selama masa transisi 5 tahun ke depan mereka dapat diprioritaskan untuk mengikuti seleksi PPPK apabila memenuhi persyaratan yang ditentukan. Ditetapkannya payung hukum PPPK ini, diharapkan dapat menjadi salah satu jalan keluar bagi penyelesaian tenaga honorer.

Berikut 5 keuntungan menjadi PPPK.

1. Multi level entry


Tidak seperti PNS yang harus meniti karier dari jenjang jabatan terendah, PPPK dapat masuk melalui jenjang tertentu bahkan bisa langsung pada jenjang tertinggi pada jabatan yang dibutuhkan oleh organisasi sesuai kriteria jabatan yang ditentukan dalam PP Manajemen PPPK.

Hal ini dimungkinkan karena adanya skema multi level entry dalam seleksi PPPK.

Jabatan yang dapat diisi oleh PPPK antara lain: JPT Utama Tertentu, dan JPT Madya Tertentu yang setara eselon I/a dan I/b, Jabatan Fungsional Tertentu pada semua jenjang jabatan serta jabatan lain yang terdapat dalam Badan Layanan Umum dan Badan Layanan Umum Daerah seperti perguruan tinggi negeri baru dan rumah sakit daerah.

2. Penghasilan yang didapat akan setara dengan PNS

Berbeda dengan honorer yang mendapat penghasilan kecil hingga ada yang di bawah UMR, PPPK akan mendapat penghasilan yang sama dengan PNS jika mengisi jabatan yang sama dengan PNS.

Apabila seorang PPPK mengisi jabatan guru jenjang madya, penghasilan yang akan diperoleh relatif sama dengan PNS yang menduduki jabatan tersebut. Jadi tidak akan ada lagi gap penghasilan yang signifikan antara PNS dan PPPK untuk jabatan yang sama.

Komponen penghasilan yang didapat PPPK diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3. Mendapat fasilitas yang sama dengan PNS

Selain besarnya penghasilan yang diterima, PPPK juga akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan PNS, antara lain: tunjangan kematian dan tunjangan kecelakaan kerja. Selain itu, PPPK juga berhak mendapatkan penghargaan apabila dapat menunjukkan kinerja yang baik

4. Batas usia pelamaran lebih panjang

Apabila dalam seleksi CPNS batas usia pelamaran ditentukan paling tinggi adalah 35 tahun dan 40 tahun untuk jabatan-jabatan tertentu, PPPK dapat melamar suatu jabatan ASN dengan batas usia pelamaran hingga 1 tahun sebelum batas usia pensiun jabatan yang dilamar.

Misal: untuk jabatan fungsional guru yang batas usia jabatannya 60 tahun, maka batas usia pelamarannya hingga usia 59 tahun kurang (termasuk waktu yang dibutuhkan untuk proses seleksi).

Untuk pelamar yang lulus seleksi dengan usia 59 tahun, kontrak kerja akan diberikan selama 1 tahun hingga yang bersangkutan memasuki batas usia jabatan yang diisi.

Dengan adanya perpanjangan batas usia pelamaran ini, masyarakat yang tidak dapat mengikuti seleksi CPNS karena usianya telah di atas 35 tahun dapat mengikuti seleksi PPPK.

5. Dapat dikontrak hingga batas usia pensiun jabatan

Kontrak kerja bagi PPPK  adalah minimal 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan organisasi hingga batas usia pensiun jabatan, dengan mempertimbangkan evaluasi kinerja setiap tahunnya. Apabila kinerjanya dinilai baik maka kontrak kerja yang bersangkutan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Itulah 5 keuntungan menjadi PPPK. Apakah ada yang tertarik untuk mengabdi pada negara melalui jalur PPPK? Rekrutmen perdana PPPK direncanakan akan dilaksanakan di minggu ke-4 bulan Januari tahun 2019 ini loh, jadi bersiaplah untuk yang berminat daftar.

Bagaimana menurut Anda? Tinggalkan komentarnya dibawah ya.
Thursday, February 14, 2019

Wawancara dengan Titik, Lulus tes CPNS 2018 Formasi Guru Kelas PemKab. Blora, Jawa Tengah.

Wawancara kali ini kita bersama narasumber dari Blora Jawa Tengah. Beliau juga merupakan member Diskusi Soal CPNS / DSCers yang pernah kami ceritakan sebelumnya di Wawancara dengan Muh. Yasin dan Wawancara dengan Emy.

Jika Anda belum tahu, Diskusi Soal CPNS tersebut adalah grup berbayar yang pernah kami adakan untuk wadah belajar soal-soal CPNS. Grup belajarnya diadakan di whatsApp dan didalamnya ada seorang tentor yang sudah PNS juga seorang admin grup. Member-member di kelas atau grup belajar tersebut kami biasa sebut sebagai DSCers.

Baiklah, berikut ini adalah Wawancara PengalamanLulusPNS.com bersama kak Titik, Lulus tes CPNS 2018 Formasi Guru Kelas PemKab. Blora, Jawa Tengah.


1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

*Saya Titik, tinggal di Blora Jawa Tengah...

2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

*Pemkab Blora, formasi guru kelas ahli pertama. Tes cpns tahun 2018 kemarin.

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

*Karena tes cpns tidak diadakan setiap tahun.

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

*2 kali

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

*Karena pertama kali saya menjalani tes Cpns CAT, memang benar 100% penerimaan cpns tahun ini murni tanpa unsur KKN.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

*Belajar buku kisi-kisi cpns dan soal soal prediksi cpns.

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

*Fokus dalam mengerjakan twk :)....

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

*Untuk bacaan yang panjang maka carilah benang merahnya, kuasai trik pengerjaan soal-soal deret, aritmatika dan figural.

9. Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

*Fokus dan temukan benang merahnya karena opsi jawaban mirip-mirip...

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

*Untuk formasi guru SD, pelajari materi pedagogik dan semua materi pelajaran kewarganegaraan, bahasa indonesia, sains, sosial sebagai kompetensi profesional seorang guru.

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS ?

*Mempersiapkan diri dengan matang, update prediksi soal-soal terbaru dan perbanyak berdoa kepada Allah.

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

*Usakan kerjakan TKP 15-20 menit, TWK 20 menit, sisanya untuk mengerjakan soal-soal TIU.

13. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

*Persiapkan diri sebaik mungkin dan sedini mungkin karena persaingan menjadi cpns sekarang sangat ketat... :).

Penutup

Itulah wawancara singkat kami dengan kak Titik dari Blora Jawa Tengah yang lulus tes CPNS tahun 2018 lalu. Semoga teman-teman bisa mengambil manfaat dari jawaban-jawaban beliau diatas. Jangan lupa untuk berlangganan artikel agar anda tidak ketinggalan informasi ketika kami memberikan update terbaru di blog ini.

Jangan lupa pula untuk membagikan artikel ini kepada teman Anda lainnya agar mereka juga bisa mengambil manfaat dari cerita-cerita pengalaman lulus tes CPNS di blog ini. Terimakasih
Wednesday, February 13, 2019

Wawancara dengan Muh. Yasin, Lulus CPNS 2018 Kemenag Kanwil. Sulawesi Selatan Formasi Guru Penjaskes.

Wawancara blog PengalamanLulusPNS.com dengan mereka yang sudah lulus tes CPNS kali ini bersama seorang narasumber dari Sulawesi Selatan yang dengan senang hati ingin diwawancarai walau secara online. Terimakasih kami sampaikan kepada beliau, Muh. Yasin, Lulus CPNS Kementerian Agama Kantor Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2018 untuk Jabatan Guru Penjaskes.

Baca juga : Wawancara dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Semoga teman-teman mendapat manfaat dari apa yang beliau share di edisi wawancara kali ini. Berikut adalah wawancara PengalamanLulusPNS.com dengan beliau :

1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

Perkenalkan nama saya Muh Yasin alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar  jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga angkatan 2008 alumni 2012. Saya anak pertama dari5 bersaudara lahir dari keluarga petani yang notabene tidak punya basic keluarga  yang ASN.

Bapak saya hanya seorang petani yang sekarang merantau akibat terdesak kebutuhan ekonomi untuk membiayai kebutuhan sekolah saya dan saudara-saudara saya. Ibu saya hanya ibu rumah tangga yang kesehariannya berdagang kue tradisional dengan cara dijajakan tiap pagi keliling kampung.


 2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

Alhamdulillah, tahun ini saya lulus di instansi Kementerian Agama Kanwil. Sulsel  tahun 2018 formasi jabatan guru penjaskes.

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

Salah satu motivasi saya untuk jd ASN pertama adalah jd ASN adalah tujuan dr cita cita hidup saya selama kuliah dulu, saya ingin menjadi bagian dari pemerintahan untuk mengabdikan diri melayani masyarakat dalam bidang pendidikan menjadi seorang guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat UUD 1945. Padahal di masa kecil saya tidak punya cita-cita yang jelas.

Yang kedua saya ingin mematahkan mitos jaman old, dimana dahulu kala untuk jd ASN jadi jalur murni itu katanya cuma fiksi dan mematahkan argumen salah satu petinggi rektorat dari kampus kami yang menyatakan pendidikan kepelatihan olahraga tidak bisa menjadi/mendaftar jadi guru penjaskes.

Alhamdulillah mitos dan argument ini saya patahkan dan sekaligus membayar lunas kalimat pesimistis dari para haters bahwa untuk jadi ASN itu karena faktor 3D; dekkeng (nepotisme), doi (uang) dan dalle (bermodal keberuntungan).

Dengan kata lain saya ingin dan optimis bahwa saya mampu lulus jd ASN tanpa embel embel 3D. berkat usaha doa dan kerja keras dengan belajar materi CPNS secara otodidak dari berbagai sumber baik dari buku, media situs online www.cpnsonline.com, www.tocpns.com.

Dan flashdisk otg yg saya pesan via admin blog PengalamanLulusPNS.com ini bang Saiful Bahri Sidabalok yang juga tahun ini lulus di Kemenag. Kanwil. SUMUT, (Selamat bang atas kelulusannya dan terima kasih Flashdisk OTG CPNS 16 GB yang berisi video tutorial  tips dan trik soal-soal CPNS, benar benar sangat bermanfaat bagi saya).

*Bisa Beli Disini.

Ketiga saya ingin mengangkat derajat, harkat dan martabat kedua orang tua saya. Beliau menyekolahkan kami tidak hanya dengan perjuangan tapi penuh dengan cacian makian kalau istilah zaman now keluarga kami salah satu korban “bullying” lingkungan sekitar, maklum keluarga kami cuma petani terkadang ada yang menganggap sebelah mata usaha orang tua kami untuk membiayai kuliah kami.

Bahkan saya masih ingat kalimat yang dilontarkan para haters dengan menggunakan dialek daerah “tania bansa mu mappasikola“ (bukan dari kalangan kamu [baca petani] bisa menyekolahkan anak mu). Tidak hanya itu  kalimat dengan nada skeptis dan sinis mereka lontarkan “tidak bisa ko jadi Pe-eN-eS kalau tidak ada uang mu“.

Makanya usaha untuk menjadi ASN merupakan pertarungan hidup mati untuk saya demi membanggakan kedua orangtua kami, karena saya yakin dan optimis dengan penerapan tes berbasis online (CAT) ini, adalah penjabaran nilai praksis dari pasal 28D ayat 3 UUD 1945 yg berbunyi “setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan“.

Sebagai seorang anak petani inilah landasan yuridis yang selalu saya pegang teguh untuk menjadi seorang ASN bahwa di era milenial, era dmn kegiatan seleksi cpns sekarang ini wajib berbasis teknologi sebagai imbas dari revolusi industri 4.0, apapun latar belakang keluarga kalian, kalian mempunyai hak yg sama untuk ikut andil dan mengabdikan diri dalam pemerintahan.

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

3 kali

Pengalaman seleksi CPNS pertama saya pada tahun 2014 instansi kota Balikpapan untuk 10 formasi jabatan guru penjaskes. Sebagai seorang newbie dan masih terbilang fresh graduate dan belum berpengalaman dalam menghadapi ujian CPNS, apalagi dengan kebijakan pertama kali penerapan CAT dalam skala nasional untuk semua instansi pusat maupun daerah meskipun kebijakan SKB belum diterapkan menyeluruh di semua instansi.

Seingat saya Aturan kebijakan passing grade tahun 2014 pada saat  itu untuk TWK 70, TIU 75  dan TKP 127. Dengan bermodal keyakinan saya ikut tes CPNS pada waktu itu dan Alhamdulillah saya lolos PG dengan nilai TWK 115, TIU 80, dan TKP 152 dengan akumulatif nilai 347. Saya sangat bangga sekali dan tentunya senang karena usaha saya tdk sia-sia.

Namun pada saat tahap  pengumuman hasil  SKD ternyata nilai saya hanya menempati urutan 25 dr lebih 700-an peserta saingan saya pada saat itu. Lagi-lagi saya harus bersyukur karena aturan jumlah peserta SKB mewajibkan 3 kali jumlah formasi dan saya berhak ikut ke tahap SKB meskipun peluang saya cukup tipis untuk lulus, karena pada saat itu kebijakan permenpan bobot SKD 60 persen dan SKB 40 persen meski pada akhirnya saya pun benar tidak lolos dan finis di peringkat 27. kecewa sich pasti namun saya ikhlas dan puas dengan hasil yang saya peroleh pada saat itu.


Pengalaman kedua saya pada tahun 2017 CPNS pemprov kaltara. Penantian panjang dari kebijakan moratorium CPNS sedikit menghapus dahaga saya untuk kembali berkompetisi  menjadi ASN meskipun pemerintah pada saat itu menempuh kebijakan minus growth dalam skala terbatas untuk penerimaan CPNS 2017.

Seingat saya hanya 61 instansi yg diberi kuota CPNS dan kaltara sebagai provinsi termuda di Indonesia satu satunya instansi daerah yg diberi mandat untuk melaksanakan perekrutan CPNS. kebijakan passing grade pada saat itu  levelnya sudah meningkat dibanding CPNS tahun 2014. untuk TWK 75, TIU 80 dan TKP 143.

Bermodal pengalaman CPNS 2014 saya kembali optimis mampu menembus babak final (SKB) meskipun dengan persiapan minim. Alhamdulillah berbekal pengalaman CPNS 2014 saya kembali meraih predikat passing grade (TWK 85, TIU 90 dan TKP 167) dengan nilai akumulatif 342. Meskipun nilai saya lebih rendah 5 point dr CPNS 2014 namun dengan hasil ini saya menempati posisi ke 4 untuk 2 formasi jabatan penyuluh olahraga dari 99 peserta dan berhak ikut ke tahap SKB.

Kebijakan SKB tahun ini cukup berbeda dari kebijakan SKB edisi sebelumnya, untuk bobot SKD 40% dan SKB 60% sebuah kebijakan terbalik dr CPNS 2014 jd saya pun kembali optimis kaena menurut saya semua berpeluang untuk lolos namun apa daya untuk kedua kalinya kembali saya harus jadi pecundang di partai puncak (SKB).

Secara dramatis saya hanya mampu finish di urutan ke 3 dari 2 formasi jabatan pada waktu itu. Sebuah kesempatan emas menurut saya terbuang percuma krn bagi saya inilah momen langkah untuk membuktikan bahwa saya layak jd seorang ASN dan mungkin kesempatan tdk bisa saya peroleh cpns berikutnya. Dari seleksi CPNS inilah saya mulai mengoreksi dan melakukan introspeksi menyeluruh dmn letak kekurangan dan kelemahan saya untuk menghadapi CPNS yg akan datang dan membenahi pola belajar secara maksimal untuk menghadapi seleksi CPNS tahun berikutnya.



Pengalaman ketiga saya kali ini cukup matang tapi  menantang, dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya memilih instansi kemenag. Ada beberapa alasan kenapa saya harus memilih instansi ini, salah satu kebijakannya adalah pilihan formasinya tidak per unit kerja (sekolah) tetapi ditetapkan secara perkanwil berbeda dengan instansi daerah secara keseluruhan menetapkan per unit kerja (sekolah) sehingga terkesan faktor keberuntungan juga menentukan dari unit kerja yg kita pilih.

Yang kedua kemenag mengakomodir jurusan kami pendidikan kepelatihan olahraga  untuk bisa melamar di formasi jabatan guru penjaskes jadi tadak ada keraguan bagi saya dan teman se-alumni untuk  gugur di tahap pemberkasan. disinilah strategi dalam memilih instansi menjadi salah satu faktor penentu. Berebut 44 formasi jabatan dr 560 peserta lainnya, saya pun berani menargetkan lolos PG dengan nilai akumulatif harus bisa tembus 10 besar untuk mencari zona aman sebagai modal untuk menghadapi SKB.

Namun apa daya “bua macenning pakkodong temmadapi” atau saya analogikan ke dalam peribahasa Indonesia “bagaikan pungguk merindukan bulan”. Seleksi SKD tahun ini saya  kurang mujur, saya menjadi korban polemik gugur massal untuk sub tes TKP dan gagal mencapai PG dengan nilai akumulatif 366 (TWK 110, TIU 120 dan TKP 136).

Meskipun demikian polemik gugur massal ini mendorong pemerintah menerbitkan permenpan RB 61 dengan menetapkan sistem perangkingan untuk seluruh instansi. Alhasil pengumuman hasil SKD nilai saya berada d posisi 3 hanya kalah dr dua peserta peringkat P1/L d atas saya dan menjadi top skorer untuk formasi jabatan penjaskes. Dengan kebijakan tersebut kami harus berebut sisa kuota 42 formasi dr 125 peserta saingan saya.

Ada 3 tahapan seleksi SKB kemenag yg pertama psikotest dmn pola soalnya mirip dengan pola soal TIU. Yang kedua tes wawancara dengan tema kebangsaan dan keislaman. dalam tes ini peserta diuji pengetahuannya tentang dasar dasar negara, isu-isu sosial politik serta kasus yang hangat terjadi belakang ini. Salah satu pertanyaan yg paling saya ingat adalah saya diminta pendapat mengenai Apakah pancasila bertentangan dengan Islam? Bagaimana cara menghadapi sekte atau aliran-aliran sesat yang bertentangan dengan keyakinan yang kita miliki dan tanggapan-tanggapan kita dalam menghadapi sebuah kasus hukum yang merugikan lingkungan kita.

Kemudian untuk wawasan keislaman kita diuji tentang praktek shalat, baca tulis dan mengartikan ayat Al-Qur'an dan yang paling terakhir adalah jebakan betmen peserta diuji masalah ghibah dalam Islam dimana peserta dipancing oleh penguji untuk bergosip tentang hal-hal dalam kehidupan sehari hari dan Alhamdulillah saya jawab dengan mantap bahwa dalam Islam ghibah itu haram dan tidak terpancing oleh tekanan para penguji saat itu.

Yang ketiga adalah tes praktek kerja dmn peserta diminta membuat RPP dan mempraktekkan langsung teknik dan strategi pembelajaran di hadapan penguji, serta diuji bahasa asing dan kemampuan dalam penguasaan teknologi minimal menguasai Microsoft office. Sebenarnya banyak yang meragukan SKB kemenag karen pada saat itu karena penilaiannya dianggap subjektif namun bagi saya berbekal kegagalan 2 kali menghadapi SKB saya  tetap optimis dan Alhamdulillah pengumuman hasil integrasi nilai SKD SKB posisi saya tetap berada d posisi 3 besar hanya kalah dr peserta p1/L.

Sebuah pencapaian yang luar biasa dr proses seleksi yg cukup ketat dan sangat melelahkan, ibarat sebuah pertandingan sepakbola secara beruntun tiga kali saya mampu melaju ke partai puncak (baca : SKB) meskipun saya gagal meraih man of the match (baca Passing grade)  kali ini, namun pada akhirnya saya mampu menjadi top score (baca : nilai akumulatif tertinggi) dalam pertandingan tersebut.

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

Pengalaman yang cukup berkesan  3 kali ikut cpns, 2 edisi cpns sebelumnya sebagai pejuang NIP saya rela merantau ke benua etam (kaltim). di dua edisi sebelumnya saya mampu meraih passing grade meskipun pada akhirnya selalu kandas di partai puncak (SKB). justru CPNS tahun ini saya memutuskan untuk pulang dan mencoba peruntungan di tanah kelahiran meskipun CPNS kali ini gagal PG namun Allah memberikan kemurahan rahmatnya , permenpan 61 memberikan nyawa kedua bagi saya untuk kembali bersaing d SKB kemenag.

Alhamdulillah berbekal pengalaman  dua kali gagal SKB tentu motivasi saya cukup tinggi. saya mampu bersaing dan melewati tiap tahapan tahapan dari seleksi kemenag dmn seleksi wawancaranya lebih menantang daripada debat capres.

Ada satu hal yang paling berkesan di CPNS 2017 kaltara kemarin. Sebagai seorang anak rantau saya berdomisili di Berau sebuah kabupaten yang masih dalam wilayah administrasi Kaltim tapi berbatasan langsung dengan provinsi termuda kaltara yang merupakan daerah otonomi baru (DOB) hasil pemekaran provinsi Kalimantan timur. Tujuan saya merantau kesini memang untuk cari kerja, maklum berau terkenal akan sumber daya alamnya termasuk batu bara yang menjadi unggulan PAD daerah ini.

Dari perusahan satu ke perusahaan lamaran saya masukkan, tak ada satupun loker yg luput dari pantauan saya pada saat itu sambil menunggu panggilan kerja saya nyambi jualan kartu paket data saya pasarkan secara online. bahkan  jadi buruh pasir, pekerjaan yang menuntut fisik yang kuat, meski kerja serabutan saya tidak gengsi. kerasnya hidup di perantauan menuntut saya untuk mandiri, "nd kerja yach nd makan".

Serangkaian tes panggilan kerja pun saya lalui ada yg mentok d wawancara, ada yang cuma sampai tahap psikotest bahkan ada lamaran saya sampai skr blm ada respon. saya pun tdk berputus asa dan tetap bertawakkal kepada Allah SWT dan menjalani rutinitas tiap hari sebagai buruh pasir. Panas terik matahari bahkan hujan saya kerjakan pekerjaan ini, hingga pada suatu hari saya mendengar kabar info CPNS untuk pemprov. Kaltara melalui media online.

Cek per cek ternyata ada 2 formasi jabatan yang linear dengan jurusan saya. Tanpa pikir panjang saya pun memutuskan mengikuti seleksi tersebut, kebetulan teman saya punya kenalan disana dan menawarkan untuk numpang nginap di rumahnya selama proses seleksi berlangsung. Setelah berkas saya rampung saya pun berangkat star pukul 8 malam.

Ini merupakan perjalanan pertama saya ke Bulungan ibukota kaltara, ternyata baru sekitar 30 km perjalanan saya apes. Motor yang saya kendarai  tdk dapat menghindari lobang sehingga 2 ban motor pecah sekaligus beruntung tidak terjadi kecelakaan tunggal pada saat itu. Perjalanan cukup melelahkan dalam sejarah hidup saya, jarak berau-bulungan sekitar 110km yang dapat di tempuh dengan waktu normal  2 jam harus saya paksakan 5 jam perjalanan dengan kecepatan seadanya dengan kondisi sepasang ban bocor. Maklum dalam perjalanan tak ada satupun bengkel tambal ban mengingat hampir sepanjang perjalanan yang saya lalui hanya hutan belantara dan kebun sawit dan dalam kondisi malam buta.

Sebuah  kisah yang penuh dengan drama  perjuangan dan tantangan meskipun akhirnya saya gagal, tapi moment “epic battle” ini tidak pernah akan saya lupakan.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

Bercita cita menjadi seorang ASN tentu harus punya persiapan yang mantap dan matang  untuk menghadapi seleksinya. Sebagai seorang pendidik kita mengenal hukum hukum belajar. Usahakan dalam persiapan menghadapi seleksi cpns peserta harus mampu menerapkan hukum latihan (law of exercise) dimana kita dituntut untuk belajar mengulang baik materi maupun soal soal CPNS secara terus menerus hingga mampu menciptakan hubungan-hubungan atau koneksi-koneksi akan menjadi bertambah kuat, kalau ada latihan antara situasi yang menstimulasi dengan suatu respons (the law of use).

Yang kedua adalah penerapan hukum kesiapan (law of readyness). Hukum ini menyatakan bahwa belajar akan berhasil apabila peserta benar benar siap untuk belajar. Dalam menghadapi sebuah seleksi sebaiknya persiapannya dilakukan jauh sebelum seleksi dilaksanakan. minimal 6 bulan masa persiapan Untuk mempersiapkan diri menghadapi  seleksi CPNS,dalam sehari kita minimal mampu mengerjakan satu soal atau materi materi CPNS dalam masa persiapan tersebut.

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

Dalam mengerjakan soal-soal wawasan kebangsaan peserta harus mampu memperdalam literasi-literasi  dari berbagai sumber baik itu dr media buku konvensional ataupun  e-book seperti membaca buku buku pelajaran semasa sekolah dulu seperti buku IPS, PKN dan buku buku sejarah nasional.

Dan tips yang kedua perbanyak nonton acara acara talk show yg membahas isu isu sosial politik seperti mata najwa,ILC dan kick andy karena materi materi yang disajikan dalam acara tersebut hampir berkaitan dengan wawasan kebangsaan. Semakin banyak literasi yang kita peroleh maka akan semakin memudahkan kita dalam mengerjakan soal soal wawasan kebangsaan.

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

TIU merupakan sub tes SKD yg paling berat menurut saya karena yang diuji adalah aspek kognitif dari peserta untuk dapat menganalisa soal secara runut dan sistemik. Untuk itu dibutuhkan kecepatan berhitung dalam mengerjakan kemampuan numerik, maka dari itu perlu adanya latihan mengerjakan (rajin oret) soal secara berulang-ulang secara cepat agar mampu mengefisienkan waktu dalam menjawab soal mengingat waktu yang diberikan cukup terbatas dalam menjawab soal.

Begitu pula dengan kemampuan verbal dibutuhkan kecepatan dlm membaca soal mengingat narasi soalnya begitu panjang, agar efisien bacalah pertanyaan dr soal tersebut dahulu agar kita mampu menganisa apa yg diminta dr soal tersebut. Sedangkan untuk kemampuan berpikir analitis, logis dan figural dibutuhkan kecermatan dan ketelitian tingkat tinggi.

Untuk itu saya sarankan untuk belajar melalui video-video tutorial baik dari YouTube maupun video-video dari flashdisk OTG CPNS yang saya beli dari admin blog PengalamanLulusPNS.com ini. Secara keseluruhan teori law exercise berlaku dalam mengerjakan soal soal TIU.

9. Tips dalam menjawab soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

Tes TKP merupakan tes yg paling unik dan boleh dibilang gampang-gampang susah, kenapa saya katakan demikian karena pilihan jawaban soal TKP tidak ada jawaban yang salah tapi setiap pilihan punya bobot nilai 1-5. Dalam mengerjakan soal TKP tdk hanya butuh kecermatan dan ketelitian tetapi kecepatan dalam membaca soal mengingat narasinya yang cukup panjang, maka dari itu latihan dalam mengerjakan soal soal TKP secara berulang-ulang sangat penting untuk melatih aspek kognitif kita dalam mengerjakan soal soal TKP.

Pilihlah jawaban yang dianggap paling benar, yang terpenting lagi dahulukan mengerjakan soal TKP terlebih dahulu untuk menghindari time out agar kita bisa menjawab semua soal TKP, mengingat soal ini mempunyai bobot nilai dan passing grade paling tinggi (143) dari ketiga sub tes SKD.

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

Bagi saya tidak ada tips dan trik khusus dalam menghadapi SKB karena materi SKB tiap instansi berbeda-beda dan tentu terkadang materinya disesuaikan dengan jabatan yang kita lamar. Mengutip kalimat filsuf Romawi Marcus Tillius Cicero yang menyatakan “historia vitae magistra” sebuah adagium  latin yang bermakna sejarah adalah guru  kehidupan. Secara pribadi saya memaknai adagium tersebut bahwa dari sejarah kita belajar sebuah pengalaman yang kelak menjadikan guru dimasa yang akan datang untuk membenahi setiap kegagalan dimasa lalu.

Pengalaman tiga kali berturut-turut menghadapi SKB membuat mental saya  teruji, apalagi dalam menghadapi wawancara tidak hanya aspek kognitif kita saja yg akan diuji tp aspek psikomotorik dan afektif kita dalam menjawab soal secara lisan setiap pertanyaan dari penguji oleh karena itu  sebelum menghadapi tes wawancara para peserta hendaknya rajin mencari tahu materi materi apa saja yang akan diujikan dalam wawancara tersebut dari peserta yang sudah lulus di tahun sebelumnya dari instansi yang sama yang kita lamar agar kita punya bayangan atau semacam kisi-kisi dalam menghadapi wawancara tersebut.

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS?

Niat dan tujuan. Ketika saya berniat menjadi ASN tentu selalu dibarengi dengan doa yang merupakan penjabaran dalam ikhtiar langit kita, begitu pula untuk mencapai tujuan tersebut maka hendaknya kita wujudkan dalam sebuah usaha atau ikhtiar baik itu ikhtiar bumi yang kita jabarkan melalui belajar materi-materi CPNS, dan tidak lupa pula kita wujudkan dalam ikhtiar langit yang kemudian kita implementasikan dengan memperbanyak sedekah terhadap sesama bagi yang membutuhkan dan mengamalkan membaca surat al-waqiah sehabis shalat fardhu. Karena salah satu  prinsip saya adalah sesungguhnya usaha tanpa doa adalah takabur  dan doa tanpa usaha adalah malas.

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

Salah satu strategi saya dalam menjawab soal adalah manajemen waktu. Usahakan kerjakan soal soal TKP terlebih dahulu dengan porsi waktu maksimal 20 menit kemudian dilanjutkan mengerjakan soal TWK dengan porsi waktu maksimal 20 menit sisanya waktunya kita gunakan untuk mengerjakan soal TIU mengingat pola soal TIU lebih rumit.

Yang kedua adalah kecepatan membaca dan menjawab soal. Usahakan sisakan waktu minimal 10 menit  injury time untuk mengoreksi jawaban yang dianggap meragukan. Kerjakan terlebih dahulu yang dianggap mudah Jangan terjebak pada satu soal rumit yang menggugah rasa penasaran untuk mendapatkan jawabannya sehingga membuang waktu anda untuk mengerjakan soal yang lebih ringan.

13. Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

Belum jadi CPNS/PNS tapi suka dukanya penuh dengan kata menanti atau menunggu, menanti pengumuman pemberkasan, menunggu pengumuman hasil SKD, menanti hasil kelulusan, menunggu penetapan NIP dan TMT dan yang terakhir menunggu ternyata menyakitkan.

14. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

Resopa temmangingi malomo naletei pammase dewata” sebuah pappaseng ada to riolo (pesan jaman old) dari leluhur kami nene Mallomo yang saya maknai bahwa hanya kerja keras pantang menyerah yang akan diridhoi oleh Allah SWT.

Maka dari itu jika kita bercita-cita menjadi ASN hendaklah berusah (ikhtiar) yang dibarengi dengan doa agar diridhoi oleh Allah SWT karena pada hakikatnya usaha tanpa doa adalah takabur dan begitu juga sebaliknya doa tanpa usaha adalah malas.

Salam dari saya
#2019jadiASN #ikhlas_beramal

Penutup
Itulah wawancara kami dengan mas Muh. Yasin dari Sulawesi Selatan. Wawancara yang cukup bersemangat dan tulus, yang mudah-mudahan bisa diambil sisi manfaatnya oleh teman-teman pembaca blog PengalamanLulusPNS.com kali ini.

Jika Anda ada pertanyaan untuk beliau, boleh kirimkan pertanyaannya di kolom komentar dibawah ini. Insya Allah akan beliau jawab untuk anda.

Dan jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman-teman lainnya agar mereka mendapat manfaat darinya. Anda juga boleh Berlangganan Artikel melalui media yang kami sediakan disini, agar tidak ketinggalan ketika ada artikel baru di blog ini.

Ingin Membeli Flashdisk OTG CPNS 2019? Bisa Klik Disini.

Tuesday, February 12, 2019

Wawancara dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Wawancara kali ini kita bersama kak Emy. Beliau adalah salah satu member di kelas Diskusi Soal CPNS (DSC) atau sering kami sebut sebagai DSCers yang kami buat di group WhatsApp tahun 2018 kemarin. Alhamdulillah berkat perjuangan, kerja keras dan belajar dari banyak tempat akhirnya beliau lulus pada seleksi CPNS tahun 2018.


Baca Juga : Wawancara dengan Rika, Lulus CPNS Pemko Banjarmasin Formasi Guru Kelas Tahun 2018

Di grup DSCers kami sering membuat tryout bersama hingga 18 (delapanbelas) kali tryout sebelum diadakannya tes CPNS tahun 2018 yang lalu. Dibantu seorang tentor yang sudah lulus PNS Dosen dan admin, alhamdulillah grup DSCers berhasil menyelesaikan pembelajarannya dengan baik. Dan Alhamdulillah banyak member / DSCers yang lulus pada Seleksi tahun 2018 lalu.

Okey, berikut ini adalah wawancara PengalamanLulusPNS.com dengan beliau:

1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

* Nama saya Emy, kelahiran tahun 1985 lulusan fakultas ekonomi jurusan akuntansi tahun 2010. Sudah menikah dan punya 3 orang anak.

2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

* Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Tahun 2018

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

* Berjuang sampe akhir, alhamdulillah ada tes cpns di tahun 2018, seandainya masih moratorium mungkin saya tidak akan punya kesempatan lagi untuk mengikuti tes cpns mengingat usia saya sudah 33 tahun, 2 tahun lagi sudah ambang batas usia untuk bisa mengikuti tes cpns

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

* 6 kali

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

* Pengalaman yang paling berkesan pada saat mengikuti tes SKB, saat itu saya bersama suami dan anak saya yang paling kecil usianya 1 tahun lebih, kami menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda motor menuju ibukota karena tes dilaksanakan di ibukota propinsi.

Dari rumah ke pelabuhan feri jarak yg di tempuh kurang lebih 200km, setelah menyebrang dari pelabuhan feri ke ibukota propinsi kami masih harus lagi menempuh perjalanan darat kurang lebih 100km agar bisa sampe ke ibukota propinsi.

Dan paling berkesannya dalam berjalanan tiba2 saya mengalami sakit perut, perut mules (diare), sampai pucat muka akibat kekurangan cairan, berapa kali singgah istirahat dan buang air besar, tapi alhamdulillah masih di kasi umur panjang, masih di kasih rejeki sama Allah SWT bisa sampai dengan selamat di tempat tujuan tepat jam 9 malam.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

* Persiapan belajar yang saya lakukan: mengikuti kelas online di whatsapp, beli flasdisk yg berisi materi tentang tes cpns, belajar di youtube dan google, diskusi sama suami membahas materi2 tes

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

* saya tidak punya tips khusus, pengalaman kemarin pada waktu mengerjakan soal2 TWK hanya butuh fokus, sekali baca soal langsung pahami dan jawab tidak ada waktu untuk mikir karena kalau kelamaan mikir bisa kehabisan waktu

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

* Dalam mengerjakan soal2 TIU, saya mengerjakan yang paling mudah dan berusaha menjawab 16 nomor dengan benar dan harus yakin bahwa 16 nomor itu benar semua karena kalau salah 1 saja bisa tidak cukup passing grade TIU

9. Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

* ini sama seperti mengerjakan soal TWK, saya tidak punya tips khusus, pengalaman kemarin pada waktu mengerjakan soal2 TKP hanya butuh fokus, sekali baca soal langsung pahami dan jawab tidak ada waktu untuk mikir karena kalau kelamaan mikir bisa kehabisan waktu

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

* Pengalaman saya kemarin, dalam menghadapi ujian SKB saya lebih banyak berdiskusi dengan suami, dengan teman2 yang sejurusan, mempelajari materi2 tentang jurusan saya

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS ?

* Kunci utama saya adalah Do'a, kemudian ikhtiar dan terakhir tawakal serahkan semuanya kepada Allah SWT (Haqul yakin dengan keputusan Allah itulah yang terbaik)

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

* Strategi saya dalam menjawab soal2, saya mulai dengan mengerjakan soal TIU karena saya merasa kurang kemampuan saya di TIU dan saya yakin menjawab 16 nomor soal TIU dengan benar, kemudian lanjut mengerjakan soal TWK dan terakhir TKP

13. Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

* Belum menjalani 😊 nanti kalau sudah aktif berkantor baru bisa merasakan suka dukanya😊

14. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

* Pesan saya banyak belajar, Berdo'a yang utama jangan lupa dan tawakal pasrahkan hasilnya hanya kepada Allah SWT

Penutup

Itulah Wawancara kami dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Semoga bermanfaat untuk teman-teman pembaca blog PengalamanLulusPNS.com ini.

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya sekarang. Silahkan berlangganan di halaman ini untuk mendapatkan notifikasi ketika ada artikel baru di blog ini. Salam sukses.

Wawancara dengan Rika, Lulus CPNS Pemko Banjarmasin Formasi Guru Kelas Tahun 2018

"Experience is the Best Teacher", Pengalaman adalah Guru yang Terbaik, demikian sebuah pepatah yang pernah kita dengar. Pepatah tersebut terkadang benar karena dengan pengalaman, sesuatu yang tertutup sebelumnya menjadi terbuka. Dengan pengalaman, kita menjadi lebih mudah mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan.

Kami dari blog PengalamanLulusPNS.com percaya bahwa pengalaman dari oranglain juga akan bermanfaat untuk mereka yang ingin mengambil manfaat darinya. Oleh karena itu kami selalu berusaha untuk menghadirkan pengalaman-pengalaman tersebut didalam blog ini. Semoga dengan membaca pengalaman-pengalaman yang kami bagikan disini, Anda menjadi tercerahkan dan mendapat manfaat darinya.

Oleh karena itu, agar Anda tidak terlewat ketika ada artikel baru yang tayang di blog ini, Anda bisa Berlangganan Artikel sekarang, silahkan klik disini dan pilih ingin berlangganan melalui media apa.

Pada artikel kali ini kita berkesempatan mewawancarai secara online (melalui WhatsApp) salah seorang peserta tes CPNS tahun 2018 dari Banjarmasin. Nama beliau adalah Rika.

Saat ini beliau masih berusia 25 Tahun dan lulus Seleksi CPNS 2018 di Pemko. Banjarmasin. Berikut ini adalah wawancara PengalamanLulusPNS.com dengan Rika.


Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

* Nama saya Rika usia 25 tahun guru honorer di salah satu  SD  sudah mengabdi selama  4 tahun dan  mempunyai seorang anak berumur 1 tahun.

Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

* Saya lulus di Pemko Banjarmasin Formasi Guru kelas ahli pertama pada tes tahun 2018.

Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

* Karena itu tes pertama saya jadi saya harus mencobanya... :)

Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

* Baru pertama kali.

Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

* Paling berkesan nya adalah ketika harus gagal pada passing grade dan diberi kesempatan lagi dengan peraturan passing grade baru.

Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

* Belajarmya tiap hari dan ikut belajar online dari jauh jauh hari...

Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

* Soal TWK harus banyak ilmu pengetahuan dengan rajin membaca Sejarah.

Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

* Soal TIU menghapal rumus dan memahami cara mengerjakannya...

Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

* Soal TKP yang saya tahu harus dikerjakan lebih dahulu. Perlu konsentrasi tinggi cari jawabannya yang paling benar. Posisikan diri kita sebagai pegawai yang paling benar. hehe...

Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

* Belajar karena soalnya banyak pengetahuan.

Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS ?

* Belajar, Berdoa, dan Restu orang tua.

Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

* Jawab semua soal dengan perasaan yakin dan sungguh-sungguh, Manajemen waktu dan pahami soal

Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

* Suka dukanya, ini  masih menunggu pengangkatan. :)

Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

* Untuk teman teman belajarlah jauh-jauh hari, belajar setiap hari walaupun Cuma 1 soal.
Berkumpullah dengan orang-orang dan komunitas positif yang mengarah kepada suksesnya cpns.

Penutup

Itulah wawancara kami dengan mbak Rika dari Banjarmasin seputar pengalaman beliau dalam mengikuti seleksi dan tes CPNS tahun 2018. Semoga kita mendapat manfaat dari informasi yang beliau bagikan.

Jika Anda ingin mendapatkan artikel bermanfaat lainnya dari blog ini, Anda bisa berlangganan artikel disini.

Anda juga boleh membagikan wawancara ini kepada yang lain dengan mengklik tombol bagikan yang sudah tersedia dibawah.