Wawancara dengan Rofi Yuliandra, Lulus CPNS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan 2018

shares

Untuk lulus tes CPNS butuh usaha serius dan strategi. Tingkat kesulitan di setiap formasi dan daerah juga sangat berbeda-beda. Untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta biasanya persaingan lebih ketat dibanding dengan di daerah lain.

Namun wawancara kali 'uda' Rofi berbaik hati berbagi pengalaman dan strateginya sehingga lulus tes CPNS tahun 2018 yang baru saja selesai dan saat ini masih dalam proses penetapan NIP. Beliau lulus di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan Ahli Pertama.

Terimakasih kami ucapkan untuk beliau yang telah meluangkan waktunya untuk wawancara ini. Semoga menjadi catatan kebaikan dan mendapat balasan terbaik dari Allah swt. Berikut adalah wawancara PengalamanLulusPNS.com dengan Rofi Yuliandra.

1. Boleh ceritakan sedikit tentang diri Anda?

* Assalamu'alaikum wr.wb. Salam sehat, salam semangat untuk kita semua.
Nama lengkap saya Rofi Yuliandra, sehari-hari dipanggil Rofi. Sekarang usia hampir memasuki 1/4 abad dan lahir di kota kecil yang dijuluki "Kota Beras" yaitu Kota Solok - Sumatera Barat.

Saya adalah anak ke-2 dari 4 bersaudara yang mana laki-laki semua. Alhamdulillah, saya merupakan alumni dari Perguruan Tinggi Negeri terfavorit di Sumbar yaitu Universitas Andalas - Fakultas Kesehatan Masyarakat.



Baca juga: Wawancara dengan Muh. Yasin, Lulus CPNS 2018 Kemenag Kanwil. Sulawesi Selatan Formasi Guru Penjaskes.

2. Di instansi mana Anda Lulus CPNS? Tes tahun berapa?

*  Alhamdulillah saya lulus di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2018 di formasi Penyuluh Kesehatan Ahli Pratama.

3. Mengapa Anda tertarik untuk mengikuti tes CPNS saat itu?

*  Jujur disaat awal pendaftaran, ketertarikan saya mengikuti tes CPNS adalah untuk mendapatkan pekerjaan tetap yang layak. Memang alasan ketertarikan di atas tidak ada keistimewaan di dalamnya, namun saya rasa itu menjadi alasan umum kebanyakan orang mengikuti tes CPNS. Mungkin hanya 1 dari 100 peserta yang dari awal punya niat mengikuti tes CPNS agar bisa mengabdi langsung untuk tanah air INDONESIA... :)

4. Berapa kali Anda mengikuti seleksi CPNS hingga berhasil lulus?

*  2 kali

5. Apa pengalaman yang paling berkesan saat mengikuti tahapan Seleksi CPNS saat itu?

*  Hal yang paling berkesan dari semua tahapan seleksi CPNS yaitu pada detik-detik akhir ujian SKD ketika saya mengakhiri ujian tersebut dengan meng-klik "Selesai" dan muncullah hasil skor ujian SKD tersebut dengan total skor 334. Rincian nilai : 85 (TWK), 105 (TIU), 144 (TKP). Dengan rincian nilai tersebut artinya saya lulus passing grade SKD yang mana pada tahun 2018 mayoritas peserta tidak lulus passing grade.

6. Persiapan belajar apa saja yang Anda lakukan?

* Khusus untuk persiapan SKD, saya mempelajari berbagai macam tipe soal yang mencakup soal perihal intelejensi umum (TIU), wawasan kebangsaan (TWK), dan karakteristik kepribadian (TKP). Metode belajar yang saya lakukan hanya dengan cara membahas contoh-contoh soal pada masing-masing aspek yang terdapat pada ujian SKD dari berbagai sumber di internet maupun media sosial yang menyediakan media utk membahas contoh-contoh soal Seleksi CPNS seperti Telegram ataupun Whatsapp.

Pada bagian SKB, persiapan yang saya lakukan sebenarnya tidak jauh berbeda seperti pada persiapan untuk SKD. Hanya saja untuk SKB, ada tambahan metode yang saya lakukan yaitu membaca materi tentang kesehatan secara umum dan kesehatan masyarakat secara khusus pada bidang yang harus diketahui oleh seorang Penyuluh Kesehatan.

7. Berikan kami tips dalam mengerjakan soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan?

* Kalau berbicara perihal tips dalam mengerjakan soal-soal tes, hal utama yang saya lakukan adalah mengalokasikan waktu maksimal untuk mengerjakan bagian soal-soal tersebut. Ini saya lakukan pada semua bagian tes, termasuk pada bagian TWK.

Saya rasa untuk mempermudah dalam memahami dan menjawab soal-soal TWK ini, kita mesti sering membaca berita terbaru seputar politik, ekonomi, sosial dan budaya bangsa Indonesia. Selain itu hal mendasar yang harus kita pahami terkait negara Indonesia adalah tentang Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga: Cerita Saya Lulus Seleksi CPNS 2018 Formasi Guru Bidang Studi di Kementerian Agama

8. Tips dalam mengerjakan Soal-soal Tes Intelegensi Umum?

* Tidak jauh berbeda seperti dalam mengerjakan soal TWK. Pada TIU saya juga mengalokasikan waktu maksimal untuk mengerjakan semua soal pada aspek ini. Selain banyak berlatih berbagai macam bentuk soal seputar kemampuan numerik, verbal ataupun pola gambar, disaat menjawab soal kerjakan soal tersebut secara berurutan apabila rasa-rasanya pada satu soal mengalami kesulitan untuk menjawabnya segera lanjutkan saja mengerjakan soal berikutnya agar tidak menghabiskan waktu.

9. Tips dalam menjawab Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi?

* Saya rasa tipsnya pada bagian TKP ini juga sama yaitu perihal alokasi waktu. Sekedar informasi saja, saya banyak mengalokasikan waktu pengerjaan soal pada bagian ini setelah mendapatkan FR (free review) dari peserta yang telah terlebih dahulu melaksanakan tes dari saya, menginformasikan bahwa soal-soal TKP memiliki tingkat kesulitan lebih tersendiru dibandingkan aspek soal yang lain.

Tips lain dalam mengerjakan soal TKP yaitu bacalah soal dan pilihan jawaban dengan seksama dan teliti pada kata perkata karena kita harus memahami kondisi yang diilustrasikan dalam tiap-tiap soal untuk memilih jawaban yang paling tepat diantara pilihan yang ada dimana pilihan-pilihan jawaban tersebut hampir memiliki makna dan tujuan yang sama.

10. Bagaimana trik agar sukses menghadapi ujian SKB?

* Berhubung saya lulus dari tahap SKD untuk lanjut ke tahap SKB termasuk pada kategori P1/L yang kebetulan tidak ada peserta dengan kategori P2/L di formasi yang saya ambil, hal itu membuat saya tidak mempersiapkan cara khusus untuk menghadapi ujian SKB ini selain dengan beberapa cara seperti membahas contoh soal SKB bidang kesehatan masyarakat, membaca materi tentang kesehatan secara umum maupun kesehatan masyarakat serta membaca soal-soal dan kisi-kisi dari FR (Free Review) peserta yang telah terlebih dahulu mengikuti tes pada hari sebelumnya melalui medsos seperti Telegram.

FR ini saya rasa sangat membantu saya dalam menjawab soal-soal SKB maupun SKD karena pada kenyataannya soal-soal yang saya dapatkan sekitar 50% memiliki kesamaan dengan soal-soal pada FR. Jadi rajinlah untuk membaca dan membahas bentuk soal yang ada pada FR tersebut karena secara logika paket soal masing-masing tes secara substansial tidak akan jauh berbeda antara satu dengan yang lain.

11. Apa kunci utama agar bisa lulus tes PNS ?

* Menurut saya kunci utama yang saya miliki selain beberapa strategi dan persiapan yang saya lakukan adalah doa/ridho/izin kedua orangtua saya. Luangkanlah sedikit waktu untuk meminta doa ataupun ridho kedua orangtua sebelum maupun sesudah melaksanakan masing-masing rangkaian seleksi CPNS yang ada dari tahap awal pendaftaran hingga tahap akhir pemberkasan dengan cara menceritakan apa saja yang dialami saat melakukan tes tersebut.

Perihal dalam memilih formasi juga menjadi strategi utama yang menurut saya menjadi hal penting untuk diperhatikan karena kelulusan menggunakan passing grade dan sistem ranking sesuai aturan yang ada. Jadi pilihlah formasi yang angka peluangnya besar untuk lulus dengan memperhatikan jumlah formasi yang dibutuhkan dan jumlah pelamar yang memilih formasi tersebut.

12. Bagaimana strategi Anda dalam menjawab soal-soal?

* Strategi utama saya dalam menjawab soal-soal adalah melakukan persiapan yang cukup dengan cara-cara yang sudah saya jelaskan di atas sebelumnya dan mengalokasikan waktu yang tepat dalam mengerjakan semua soal.

Baca juga: Wawancara dengan Emy, Lulus Tes CPNS 2018 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

13. Bagaimana suka duka menjadi CPNS / PNS?

* Bagi saya pribadi agak sulit untuk menceritakan suka duka menjadi CPNS ini karena semua proses yang ada suka maupun dukanya yang saya alami selama mengikuti seleksi CPNS, saya rasa menjadi takdir tersendiri bagi saya dan saya yakini itu semua sudah diatur oleh Sang Pencipta Allah SWT.

14. Apa pesan Anda untuk teman-teman yang ingin ikut tes CPNS?

* Beberapa pesan yang ingin saya sampaikan pada teman-teman diantaranya:
  • InsyaAllah dengan persiapan yang maksimal pasti akan mendapatkan hasil yang sebanding dengan usaha persiapan yang dilakukan tersebut.
  • Berhubung dalam seleksi ini kita bersaing dengan banyak orang, berusahalah lebih banyak meluangkan waktu untuk mempersiapkan diri dibandingkan dengan orang-orang disekitar kita yang juga mengikuti seleksi CPNS. Setidaknya itu bisa jadi sedikit gambaran apakah kamu memiliki persiapan yang lebih dari sainganmu yang tidak kamu kenal sama sekali.
  • Minta doa dan ridholah kepada kedua orangtuamu, karena jika orangtuamu sudah ridho InsyaAllah Sang Pencipta Allah SWT juga meridhoimu.
  • Setelah berusaha semaksimal mungkin untuk melewati seluruh tahapan seleksi, serahkan hasilnya kepada Allah SWT dengan keikhlasan hati karena jika memang dirimu sudah pantas mengemban suata amanah (pekerjaan) InsyaAllah itu akan diberikan kepadamu.

Penutup

Demikianlah wawancara kami dengan Rofi Yuliandra, Lulus CPNS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Formasi Penyuluh Kesehatan 2018. Semoga pembaca mendapat manfaat dari wawancara diatas. Dari tips-tips dan strategi yang diberikan oleh beliau, seperti meminta restu orangtua, mengikuti free review dari telegram, pengalokasian waktu saat mengerjakan soal dan lainnya.

Pembaca juga bisa membagikan artikel bermanfaat ini kepada oranglain hanya dengan klik tombol "bagikan" dibawah. Jika ada pertanyaan untuk narasumber, silahkan tinggalkan komentar dibawah dan insya Allah beliau akan menjawab untuk Anda.

Jangan lupa untuk berlangganan artikel agar Anda mendapat pemberitahuan ketika ada artikel terbaru di blog PengalamanLulusPNS.com ini. Anda bisa berlangganan dengan mengunjungi halaman ini

Related Posts

1 comments

  1. Keren uda rofi doakan saya supaya bisa nyusul jadi cpns 2019 ya aamiin :)

    ReplyDelete